In Parenting

3 "Hukuman" Buat si Kecil, Terlihat Sepele namun Kece Badai!

Foto: Pexels.com
Assalamu'alaikum, Sahabat Fillah! Bunda-bunda kece!
Siapa sih yang tidak suka memiliki anak yang patuh sama kita? Nurut sama kita? Tentu semua orang tua akan memilih dan mendambakan memiliki anak yang patuh juga nurut. Saat disuruh belajar, langsung bergegas. Saat disuruh beli ini itu, tak ada penolakan. Saat sudah waktunya shalat, ngaji, tidak usah disuruh. Sungguh impian semua orang tua bukan?
Namun, kita semua tahu, menjadi orang tua itu tidaklah mudah. Tidak semudah beli cilok di pinggir jalan, ya, Bun. Hehe

Tak selamanya pikiran mereka sejalan dengan kita. Tak selamanya mereka menuruti kemauan kita. Ada kalanya mereka mengacuhkan, ada kalanya mereka memberontak. Untuk itu, perlu dibentuk dan diberlakukan beberapa "aturan" untuk membatasi sikap dan perilaku mereka. Dan alangkah lebih baiknya, aturan-aturan itu kita buat bersama dengan mereka, sehingga terbentuk sebuah kesepakatan. Aturan-aturan itu seperti :
- Merapikan mainan setelah selesai bermain
- Harus berbagi mainan
- Cuci tangan sebelum makan dll

Yang namanya aturan, ada kalanya akan dilanggar. Misalnya, mereka sudah tahu kalau harus berbagi mainan dengan teman mainnya, namun, anak kecil tetaplah anak kecil, mereka masih saja berebut mainan hingga berujung pertengkaran dan menangis. Selain menasihati mereka bahwa itu perbuatan yang tidak bagus, ada beberapa cara "hukuman" untuk mereka dengan tujuan mereka tidak akan mengulanginya lagi. Cara tersebut antara lain :

Berdiri Menghadap Tembok

Wah, cara ini terbukti ampuh banget, Bunda. "Kok bisa, padahal kan cuma berdiri menghadap tembok?". `Iya, Bunda. Berdiri menghadap tembok, memang terlihat sepele. Namun, jika kita pikir-pikir, kita akan menemukan apa di tembok? Adakah sesuatu yang menarik di tembok? Bisakah kita melihat-lihat di tembok? Nah, hal ini akan menimbulkan kejenuhan buat si kecil. Mereka tidak bisa melakukan apa-apa, sehingga hal ini akan menjadi momok tersendiri bagi mereka. Perlu Bunda ingat, ketika menerapkan cara ini, tidak perlu lama-lama ya, cukup 5-10 menit saja.

Tidak Boleh Main

Bunda, dunia anak itu dunia bermain. Semua anak pasti suka saat bermain, apapun mainan itu. Waktu bermain merupakan waktu yang sangat mereka tunggu-tunggu, apalagi ketika anak sedang berada di sekolah. Hukuman tidak boleh bermain, juga sangat berpengaruh banget buat anak-anak, sehingga kemungkinan kecil mereka akan melanggar aturan-aturan yang telah kita buat.

Sita Apa yang Menjadi Kesukaan Mereka

Kali ini butuh perjuangan untuk bisa konsisten, ya, Bunda, alias Bunda harus "tega" dan tidak terpengaruh oleh rengekan mereka untuk sementara. Hehe
Saat anak kita melanggar aturan yang telah kita buat bersama, misalnya, bermainnya kurang bagus dan terlalu berbahaya, kita bisa menyita apa yang menjadi kesukaannya. Entah itu, tidak dibelikan susu, tidak boleh menonton tv, tidak diajak jalan-jalan dan lain-lain.

Itu, ya, Bunda, beberapa cara/hukuman yang bisa kita terapkan ke anak-anak kita. Hukuman yang sepele, tanpa menyakiti mereka, tanpa melukai mereka, namun berpengaruh sekali terhadap perilaku anak-anak sehingga menjadi lebih baik.
Kenapa sih harus ada hukuman? Iya, Bunda. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab anak-anak sejak usia dini. Apa jadinya kalau anak kita tidak memiliki rasa tanggung jawab? Mereka akan berbuat semaunya sendiri, tanpa rasa bersalah. Na'udzubillah, ya, Bunda.
Semoga anak-anak kita menjadi anak yang sholih, anak yang patuh, anak yang memiliki rasa tanggung jawab dan jiwa sosial yang tinggi. Aamiin.
Selamat mencoba, ya, Bunda. Salam sayang buat si kecil. :)



Related Articles

6 komentar:

  1. Ayoo ikutan BW mbak Tikaaa...artikelnya bagus..

    BalasHapus
  2. kece, langsung praktek ah biar si kecil belajar tanggung jawab.

    BalasHapus
  3. wkwk
    terima kasih sudah mampir..

    BalasHapus
  4. Betul mbak, aku seringnya menyita barang mainannya atau di larang main. kalau yang no. 1 aku belum tega, hehehe.

    BalasHapus
  5. hihi..
    saya dulu awalnya juga ga tega mbak, tapi emang terbukti ampuh loh..

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Home Ads

Advertisement

Popular Posts