In Sharing

5 Jenis Ujian Saat Kamu Berumah Tangga. Intip Yuk, Dears?

Foto : Pexels.com
Assalaamu'alaikum, Ukhti Fillah..
Saat kita memutuskan untuk menerima pinangan seseorang, itu berarti kita harus siap meninggalkan masa lajang kita dan mempersiapkan diri memasuki kehidupan yang baru, yaitu menikah. Di mana menikah itu bukan hanya sebatas menyatukan dua orang saja, namun lebih luas dari itu. Menikah bisa diartikan menyatukan dua keluarga besar, yaitu keluarga mempelai laki-laki dan keluarga mempelai perempuan. Dengan menikah, kita akan mendapatkan pasangan hidup yaitu suami. Tidak hanya itu, kita akan mendapatkan orang tua baru, kita akan mendapatkan saudara-saudara baru, bahkan kita akan mendapatkan tetangga yang baru juga. Karena lingkungan kita semakin meluas, tentu peluang masalah yang akan timbul pun semakin kompleks, bukan? Hehe 
Itulah mengapa, saat menjelang pernikahan, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang datang.
"Udah siap nikah, nih?".
"Udah siap mengarungi bahtera pernikahan?".
"Hati-hati, orang menikah itu banyak ujiannya, lho".
Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan serupa. Bikin paranoid banget kan, Dears. 

Dears..
Orang yang hidup di dunia, tentunya tak bisa lepas dari cobaan dan ujian. Kita semua sudah mengetahui, bahwa Allah memberikan cobaan/ujian ke kita itu untuk mengukur seberapa tinggi nilai taqwa kita kepada Allah, Sang Maha Pemberi Kehidupan. Begitu juga orang yang berumah tangga, tak ada rumah tangga yang berjalan lurus mulus tanpa adanya cobaan dan ujian dari Allah. Tinggal kitanya saja, bagaimana cara kita menyikapi ujian-ujian tersebut. Apakah kita akan menyikapinya dengan mengeluh dan memberontak pada Allah? Ataukah kita akan melaluinya dengan ikhlas, sabar dan husnudzon akan takdir-Nya?

Nah, 5 jenis ujian saat kita berumah tangga itu apa saja sih, Dears? Kita simak, yuk!

1. Mertua yang kurang menyenangkan

Sudah bukan hal yang asing lagi, ya, Dears, tentang polemik antara menantu dan mertua. Sering sekali kita mendengar curhatan, entah itu dari teman, entah itu dari saudara, bahwa ada ketidakcocokan mereka dengan mertuanya. Yang katanya mertuanya beginilah, yang begitulah. Aah, entahlah. Hehe
Namun, bagaimanapun mertua kita, seburuk apapun perlakuan beliau ke kita, beliau tetaplah ibu dari suami kita, beliau tetaplah orang tua kita juga, yang wajib hukumnya untuk kita hormati, wajib hukumnya untuk kita perlakukan sebaik mungkin.
Sudahlah, anggap itu sebagian dari kekurangan orang tua kita. Anggap itu sebagai PR kita, bahan introspeksi diri kita, bagaimana caranya agar kita bisa lebih baik lagi.

2. Saudara ipar, tetangga yang kurang menyenangkan

Nah, kalau yang ini bagaimana, Dears? Hits juga, kan? Hehe
Di mana-mana pasti nemu nih yang model beginian.
Ibaratnya, "Hidup itu Allah yang nentuin, kita yang ngejalanin, orang lain yang ngomentarin". Siapa nih yang setuju dengan pepatah ini?
Iya, Dears. Kita makan  gak minta mereka, tidur gak numpang ke mereka, namun mereka dengan rela hati ngepoin hidup kita dari A sampai Z. Iya gak, sih?
Lagi-lagi, sudahlah, toh mereka nanti akan jenuh pada waktunya. Hehe

3. Ekonomi yang pas-pasan, bahkan cenderung kurang

Dears, kalau berbicara yang ini bikin pipi panas mau mewek, ya?. Benar, banyak sekali rumah tangga di luar sana yang anak-anaknya pintar, niat banget mau sekolah, namun yang jadi masalah, biaya buat sekolah mereka lah yang musti gali lobang tutup lobang. Buat makan saja susah, apalagi buat sekolah yang kebutuhannya semakin hari semakin melejit. Namun, ini semua tak lepas dari rencana indah-Nya Allah.

4. Anak/keluarga yang sakit-sakitan/nggoda banget

Tidak sedikit pula di luar sana yg sekilas rumah tangganya hampir sempurna. Semuanya serba kecukupan. Namun, di satu sisi, ada ternyata anaknya diberi ujian sakit yang tak kunjung sembuh. Ada juga yg anaknya sehat, namun masya Allah, kurang nurut sama orang tua. Harta tersedia, namun tidak mau sekolah. Inilah contoh anak yang menjadi ujian bagi orang tuanya.

5. Pasangan yang kurang setia

Point nomor 5 ini rupanya lagi hits juga di tahun 2018, ya, Dears. Hehe.. Musimnya orang berselingkuh. Ini juga merupakan salah satu bentuk ujian rumah tangga seseorang. Orang bilang, "Rumput tetangga itu lebih hijau". Benarkah seperti itu? Oh, tidak. Itu hanyalah salah satu bentuk tipu daya syetan. Orang yang kuat imannya, tentu tidak akan tergoda dengan kilauan di luar sana. 

Foto : Pexels.com

Dears..
Apapun itu yang menjadi ujian kita, bersabarlah. Kembalikan semuanya pada Allah, sang Pencipta. Tetap husnudzon sama Allah, berprasangka baik pada Allah. Yakinlah, Allah pasti memiliki rencana yang indah di balik ini semua. Tetap berpegang teguh di jalan Allah, sambil terus berdoa semoga ujian-ujian ini segera berlalu. Jangan sampai ujian ini membuat kita semakin jauh dari Allah. Namun sebaliknya, semoga ujian-ujian ini menjadikan kita semakin dekat dengan Allah. Karena itulah hakikatnya Allah memberikan ujian pada hamba-Nya. Agar kita selalu ingat dan memohon kepada Allah. Semoga rumah tangga kita menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah warohmah. Diberikan keturunan yang sholih dan sholihah.

Buat Ukhti yang saat ini lagi diuji, keep fighting, Dears. Dunia tidak akan berhenti kendati ujianmu terasa berat. Dunia masih terus berputar. Ikuti saja air yang mengalir. Lanjutkan kehidupanmu. "Masalah tidak untuk dihindari, namun, bertemanlah dengan masalah tersebut, maka bebanmu akan terasa ringan".Semoga bermanfaat, ya, Dears.

Related Articles

2 komentar:

  1. Ujiannya berat-berat ya, mbak kalau berumah tangga itu. Tapi seberat apapun ujian itu, kalau dijalani dengan ikhlas dan pasrah akan berasa ringan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, bener banget. Yang jelas, Allah menguji hamba-Nya sesuai dengan batas kemampuannya.
      Terima kasih sudah berkunjung, Mbak.. :)

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Home Ads

Advertisement

Popular Posts